Jumat, 03 Februari 2012

“Deru Mesin Teramat Sangat Maha Besar”

jika dunia sebuah mesin besar pada bagian sebuah mesin yang lebih besar
sangat mumpuni laksana sebuah kompeni
dahsyat laksana terhubung kawat
bergerak teratur laksana terseting akur
berada di jalur laksana posisi catur
suaranya laksana mendengkur halus tak terukur

mesin tak pernah muncul dengan bagian tambahan
mereka datang dengan benda yang tepat
mereka berada di posisi yang tepat
fungsi mereka yang tepat pula
mereka utuh dan menjadi partai dari mesin lainnya
menyatu dalam semesta galaktika

bulan hiasan malam masih partai dari duniaku ini
dan duhai duniaku ini bagian matahari itu
matahari satu itu dan lainnya bersekutu dalam kumpulan bintang
dan kumpulan bintang itu partai dalam pasukan debu andromeda atau milkyway
dan begitu setiap matahari memiliki bumi lainnya

mesin-mesin yang berupa kotak musik
dikuasai sang Maha Pencipta tengah duduk diatas kursi di Arrasy sambil memandangi kotak musik itu
Ia memainkan musik kesukaan
mengumandang lagu setiap hyper kecil mili detik per second
tik tik tik tik tik tik tik tik tik
maha-super-halus nyaris tak terdengar
hanya Dia Maha Mendengar

terkesimanya aku
setelah menjadi partai dari keseluruhan kerja mesinnya
aku hanya menjadi kecil diantara bagian-bagian super-besar unit mesin ini
jauh diatas langit sana bulan, bintang, planet, meteor berukuran sangat-amat-super-duper-mega-mambo-jumbo-dumbo-huge-sekali
jadilah aku bagian yang disebut tak-ada-taik-taiknya-tiada-kentut-kentutnya
maka aku bukan kumpulan tulang belulang dari kumpulan debu angkasa-maha-raya menjadikan aku hanyalah kumpulan angin yang terbungkus daging, tulang, cairan dan kulit
dan aku telah menjadi bahan bakar mentahnya
aku juga bagian yang begitu sangat-amat-super-duper-mega-maha-haluuuuuuuus-sekali
jika aku bersujut
aku membayangkan betapa tidak ada apa-apanya diriku
jika aku menengadahkan kedua tangan keatas meminta sambil berdiri diatas gunung tertinggi
aku rasakan bahwa Arrasy itu masih jauuuuh
apa yang aku minta adalah sangat amat kecil bagiMu
apa yang aku pohonkan amat sangat remeh bagiMu
tapi tak akan Engkau izinkan
padahal aku hanya ingin memeluk bulan, memetik bintang, dan menggenggam matahari
tak pula aku egois memintanya untuk aku miliki
semua itu milikMu
aku hanya ingin berkuasa beberapa bulan saja
belum lagi doa-doaku yang lain yang telah Kau batalkan

aku kembali terkesima
betapa nyamuk, semut, lalat, cacing dan belatung
makhluk kecil yang sering mengganggu hidupku
belum lagi ganggang, amoeba, virus dan bakteri
seperti yang ku bilang
mereka bukan bagian tambahan tapi termasuk dalam bagian mesin dunia
yang nantinya memakan bangkaiku jika dikubur nanti
apa kalian tidak tau bahwa aku ini juga ciptaanNya yang sangat-amat-super-hyper-kecil-sekali
jadi tolong jangan meminta ku untuk tidak lupa dan lalai agar aku tidak menginjak kalian
aku juga bagian yang besar bagi kalian tapi teramat sangat kecil pula bagi yang lain

so
jika memang seluruh jagat raya adalah satu mesin teramat sangat maha besar
aku muncul di peradaban berbeda dan di abad berbeda
aku rela saja menjadi suku cadangnya
aku disini pasti untuk suatu alasan
pasti untuk menjadi unit bagian
pasti untuk menjadi mesin keseluruhan
aku dan kalian semua bukanlah seperti pemain cadangan sebuah tim sepakbola
tetapi menjadi bahan bakar penggerak mesin jagat semesta raya
mau itu kau pengembara
petualang
penyihir
pesulap
penyulam
penambal
pemabuk
perusak
pengajar
pengukus
pendusta
penghianat
pencuri
pengentit
pengentut
pemijat
pesuruh
pembantu
pemerkosa
pencipta
penganggur
perokok
pemulung
pemahat
pelukis
aku, kau, kalian semua, cuma unit dari unit-unit lainnya
-o0o-
Menandai hari
30012012;17:07

2 komentar:

  1. berisi banget ya mas,,alur ceritanya mengena,,,tepat sasaran banget,,,saya jadi terbawa dengan kalimatnya,, two thumbs up 4 u :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mas, its just the way we were

      Hapus